Senin, 24 Oktober 2016

LAPORAN BAB II

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Analisis Sistem
Analisa Sistem adalah teori sistem umum yang sebagai sebuah landasan konseptual yang mempunyai tujuan untuk memperbaiki berbagai fungsi didalam sistem yang sedang berjalan agar menjadi lebih efisien, mengubah sasaran sistem yang sedang berjalan, merancang/mengganti output yang sedang digunakan, untuk mencapai tujuan yang sama dengan seperangkat input yang lain (biasa jadi lebih sederhana dan lebih interatif) atau melakukan beberapa perbaikan serupa. [1]

2.2       Perancangan Sistem
            Perancangan sistem adalah spesifikasi umum dan terperinci dari pemecahan masalah berbasis komputer yang telah dipilih selama tahap analisis. [2]   
            Perancangan sistem adalah bagian dari perancangan bisnis yang berhubungan dengan penyebaran sumber daya sistem informasi sistem informasi perusahaan yang mencakup manusia, perangkat keras dan perangkat lunak. [3]

2.3       Aplikasi
Menurut (Kadir, 2003, h.204) aplikasi adalah suatu program yang dibuat oleh pemakai yang ditujukan untuk melakukan suatu tugas khusus.[4] Aplikasi juga diartikan sebagai suatu bagian dari perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang khusus yang dihadapi user dengan menggunakan kemampuan komputer.[5]

2.4       Media Streaming
Media Streaming merupakan suatu sistem yang terdiri dari komponen- komponen yang saling mendukung dan sebuah teknlogi yang memungkinkan distribusi data audio, video dan multimedia secara real-time melalui Internet (http://radio.nurmanto.com). Media streaming merupakan pengiriman media digital (berupa video, suara dan data) agar bisa diterima secara terus-menerus. Data tersebut dikirim dari sebuah server aplikasi dan diterima serta ditampilkan secara real- time oleh aplikasi pada komputer klien Streaming suara sering juga disebut sebagai streaming media. Teknologi ini merupakan pengembangan dari teknologi MPEG (Moving Picture Experts Group) yang diakui oleh ISO (International Standard Organization). Teknik kompresi suara menggunakan istilah coding dan decoding. [6]

2.5       Metodologi SCRUM
Kniberg, H. (2007). Scrum dan XP Secara Praktis. United States of America: C4Media menyatakan “Scrum merupakan framework untuk manajemen pengembangan software dengan karakteristik cekatan dan bersifat iterative dan incremental. Scrum mendefinisikan dirinya fleksibel, strategi pengembangan yang menyeluruh dimana seluruh team bekerja sebagai satu unit dalam mencapai sebuah gol yang sama.
Dalam menjalankan kerjasama antara anggota team, Scrum menekankan lokasi fisik yang sama atau sarana online yang akrab antara semua member, dan juga pertemuan muka dengan muka setiap hari antara semua anggota team.
Prinsip kunci dari scrum adalah memahami bahwa dalam project yang tengah berlangsungn, klien mungkin mengubah apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya. Perubahan sulit diadaptasi oleh framework pengembangan aplikasi yang bersifat tradisional. Scrum menerima perubahan ini dan memaksimalkan seluruh anggota team untuk menyesuaikan perubahan mendadak ini.
Scrum mengadopsi permainan rugby yang begitu mudah menyesuaikan diri semua anggota team setelah ada sedikit pelanggaran. Kemudian menyesuaikan diri inilah yang mengimpirasi scrum. [7]
Scrum mempunyai 3 role yaitu:
1.      Product Owner
Pengertian produk adalah tujuan dari proyek. Product Owner memastikan bahwa ptoyek berjalan sesuai yang diharapkan. Product Owner merupakan jembatan antara client dengan team development. Product Owner akan menuliskan spesifikasi-spesifikasi sesuai cara pandang client, dilain pihak harus punya empati terhadap anggota team.
2.      Team Member
Dilihat dari namanya jelas yaitu anggota-anggota team yang terlibat.
3.      Scrum Master
Scrum Master akan mencegah hal-hal yang mengalihkan focus team. Scrum master akan membuat suasana kondusif supaya team dapat bekerja sama dalam mencapai goal.

2.6       Android
Sistem operasi Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile berbasis linex yang mencakup sistem operasi, iddleware, dan aplikasi [5]. Patform android bermula dari nama sebuah perusahaan yang berkecimpung di dunia IT & Communication khususnya bergerak dalam bidang perangkat lunak dengan nama Android Inc, yang kemudia seluruh sahamnya dibeli oleh perusahaan raksasa yaitu Google Inc. Setelah itu dibentuklah Open Handset Alliance, yaitu konsrsium dari 34 perusahaan piranti keras, piranti lunak dan telekomunikasi termasuk di dalamnya yaitu : Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile dan Nvidia. Adapun ikon dari sistem operasi android ini sering disebut juga dengan sebutan robot ijo, berikut gambar dari robot ijo tersebut :


Gambar 2.1 Icon Android
Dari perkembangan sistem operasi ini yang sekarang menjadi sangat popular karena bersifat open source menjadikannya sebagai sistem operasi yang banyak diminati oleh banyak pengguna. Adapun beberapa kelebihan sistem operasi Android adalah sebagai berikut [5] :
a.       Complete Platform
Sistem operasi Android adalah sistem operasi yang banyak menyediakan tools yang berguna untuk membangun sebuah aplikasi yang kemudian aplikasi tersebut dapat lebih dikembangkan lagi oleh para developer.
b.      Open Source Platform
Platform Android yang bersifat open source menjadikan sistem operasi ini mudah dikembangkan oleh para developer karena bersifat terbuka.
c.       Free Platform
Developer dengan bebas bisa mengembangkan, mendistribusikan dan memperdagangkan sistem operasi Android tanpa harus membayar royalty untuk mendapatkan license.

2.7       Android Studio
Android Studio adalah sebuah IDE untuk Android Development yang diperkenalkan google pada acara Google I/O 2013.Android Studio merupakan pengembangkan dari Eclipse IDE, dan dibuat berdasarkan IDE Java populer, yaitu IntelliJ IDEA.Android Studio merupakan IDE resmi untuk pengembangan aplikasi Android. [8]

2.8       Android Software Development Kit (SDK)
Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk memulai pengembangan aplikasi pada platform Android menggunakan Bahasa pemograman java [5]. Pada Android SDK ini terdiri dari debugger, libraries, handset emulator, dokumentasi dan tutorial.
Software Development Kit memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi untuk platform Android. SDK Android mencakup proyek sampel dengan kode sumber, perangkat pengembang, emulator dan perpustakaan yang diperlukan untuk membangun aplikasi Android. Aplikasi yang ditulis menggunakan Bahasa pemograman Java dan berjalan di Dalvik, mesin virtual yang dirancang khusus untuk penggunaan embedded yang berjalan di atas kernel Linux.

2.9       Android Virtual Device (AVD)
Android Virtual Device (AVD) yang merupakan emulator untuk menjalankan program aplikasi Android yang kita buat [5]. AVD ini yang selanjutnya digunakan sebagai tempat untuk test dan menjalankan aplikasi Android yang telah dibuat. Dengan AVD ini, developer bisa mengembangkan dan mencoba aplikasi Android tanpa harus menggunakan perangkat Android yang sebenarnya. Sebelum menggunakan AVD harus menentukan karakteristiknya, misalkan dalam menentukan versi Android, jenis dan ukuran layar dan besarnya memori. AVD bisa dibuat sebanyak yang kita inginkan.

2.10     Java
Java dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsistem. Definisi Java menurut Sun Microsistem adalah nama dari sekumpulan teknologi untuk membuat dan menjalankan perangkat lunak pada komputer. Java berdiri diatas sebuah mesin interpreter yang diberi nama Java Virtual Machine (JVM). JVM berfungsi untuk membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Bahasa Java disebut sebagai bahasa pemrograman yang portable karena dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi, jika terdapat JVM dalam sistem operasi tersebut. Java merupakan bahasa pemrograman objek murni karena semua kode programnya dibungkus dalam kelas. [9]
  
2.11     UML
Unified Modeling Language (UML) adalah teknik untuk merancang sebuah sistem serta aplikasinya. UML mulai diperkenalkan oleh Object Management Group, yaitu organisasi yang telah mengembangkan model, teknologi, dan standar OOP sejak tahun 1980-an. UML adalah Bahasa yang menentukan, memvisualisasikan membangun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi yang akan dirancang. UML juga bisa disebut sebagai alat untuk analisis dan desain yang berorientasi objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. UML dapat digunakan dalam Bahasa pemograman berorientasi objek seperti C++, Java, dan VB.NET. [10]
Adapun macam-macam diagram dalam UML untuk memodelkan aplikasi berorientasi objek, antara lain :
a.       Use Case merupakan unit fungsionalitas koheren yang diekspresikan sebgai transaksi-transaksi yang terjadi antara actor dan system.
b.      Class Diagram untuk memodelkan struktur yang terdiri dari kelas-kelas sistem.
c.       Conceptual Diagram untuk memodelkan konsep-konsep yang ada di dalam aplikasi.
d.      Sequence Diagram Untuk memodelkan pengiriman pesan (message) antar objects.
e.       Collaboration Diagram untuk memodelkan interaksi antar objects.
f.       State Diagram untuk memodelkan perilaku objects di dalam sistem.
g.      Activity Diagram untuk memodelkan perilaku Use Case dan Objects di dalam sistem.
h.      Object Diagram untuk memodelkan struktur object.
i.        Component Diagram untuk memodelkan komponen object.
j.        Deployment Diagram untuk memodelkan distribusi aplikasi.

2.12     Database
Basis data (database) adalah kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya tersimpan di perangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya.
Dari definisi diatas terdapat tiga hal yang berhubungan dengan basis data (database), yaitu sebagai berikut:
1.      Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni serta buaya yang relevan dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat pada zamannya.
2.      Membangun kesadaran keilmuan dan tradisi akademik yang kuat dan mengakar.
3.      Data itu sendiri yang diorganisasikan dalam bentuk basis data (database).
4.      Simpanan permanen (storage) untuk menyimpan basis data tersebut. Simpanan ini merupakan bagian teknologi perangkat keras yang digunakan di sistem informasi. Simpanan permanen yang umumnya digunakan berupa hard disk.
5.      Perangkat lunak untuk memanipulasi basis datanya. Perangkat lunak ini dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahas pemrograman computer atau dibeli dalam bentuk satu paket. Banyak paket perangkat lunak ini disebut dengan DBMS (Data Base Management System). [11]

Link Github:     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar